google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Etika Berkunjung Ke Shirakawa-go.

August 24, 2016
/
Tips
Etika Berkunjung Ke Shirakawa-go image

Mengunjungi dua lokasi wisata yang sering menjadi rujukan tour Jepang yaitu Shirakawa-go dan Gokayama ternyata ada etikanya lho. Kedua situs warisan dunia ini tak bisa kita masuki begitu saja karena terdapat beberapa peraturan yang harus kita ketahui. Keduanya merupakan area pedesaan yang dijadikan area wisata. Dengan demikian, kita harus sadar betul bahwa sebagian rumah merupakan milik pribadi.

Berikut ini beberapa etika berkunjung ke Shirakawa-go dan Gokayama agar kita tak mengganggu kehidupan penduduk lokal. Selepas dari beberapa peraturan ini, minna bebas melakukan aktivitas wisata. Inilah  beberapa etika berkunjung di Shirakawa-go dan Gokayama.

Menghargai Privasi 

Wisatawan tak diperkenankan untuk memasuki area pribadi seperti sawah, halaman rumah dan sebagainya. Kejadian rusaknya kebun bunga di Jogja tentu bisa menjadi pelajaran berharga. Kita meminta izin dan tetap tertib saat memasuki area pribadi orang lain.

Tidak Memetik Tanaman dan Bunga

Etika Berkunjung Ke Shirakawa-go

Beragam tanaman tumbuh subur di Gokayama

Shirakawa-go dan Gokayama diberkahi dengan banyaknya tanaman super cantik. Namun, kita tidak diperkenankan untuk memetik bunga ataupun tanaman secara sembarangan. Demi kestabilan ekosistem, minna harus menahan diri untuk tak memetiknya.

Berkunjung Disaat yang Tepat

Demi kenyamanan penduduk lokal, wisatawan disarankan untuk tak berkunjung pada waktu tertentu. Misalnya, berkunjung terlalu pagi karena dapat mengganggu orang yang tengah beristrahat. Ataupun berkunjung terlalu malam hari saat mereka siap-siap untuk terlelap.

Foto Sembarangan? No!

Etika Berkunjung Ke Shirakawa-go


Jalanan di Gokayama

Terpenting adalah saat minna akan mengambil foto di area ini. Sebaiknya, kita belajar menjadi tamu yang baik dengan tidak menutup jalan saat berfoto. Saat mengambil foto pastikan bahwa minna tak mengganggu aktivitas jalan ya.

Sikap Toleransi

Wisatawan juga diharapkan selalu menahan diri untuk tidak menimbulkan keributan saat mengambil foto. Hindari juga tindakan-tindakan yang dapat mengganggu kepentingan orang lain. Bersama-sama kita menjaga ketenangan dan ketertiban sekitar.

Etika Berkunjung Ke Shirakawa-go

Jalanan di Shirakawa-go

Beberapa peraturan di atas menjadi media pas untuk mewujudkan sikap toleransi antara wisatawan dan penduduk lokal. Saat kehidupan dan kebiasaan mereka tak terganggu, Shirakawa-go dan Gokayama akan menyambut kita dengan tangan terbuka. Inilah beberapa etika berkunjung yang selaiknya dimiliki para wisatawan. Kita senang penduduk lokal pun hidup dengan tenang.