google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Kebiasaan Orang Jepang Yang Patut Ditiru

September 26, 2018
/
Tips
Kebiasaan Orang Jepang Yang Patut Ditiru image
Sebagai negara maju, orang Jepang juga memiliki kepribadian yang sangat baik dan patut ditiru oleh banyak orang. Berikut beberapa kebiasaan orang Jepang yang bisa kita jadikan panutan.


Menghormati Orang Lain­
(sumber : cyrillez96.blogspot.com)
あいさつ Aisatsu adalah budaya negara Jepang pada saat meminta maaf, berkenalan, berterima kasih, bertamu di rumah orang, mengatakan permisi, bahkan sampai berbicara di telepon pun orang Jepang membungkuk sedikit. Membungkuk (お辞儀, ojigi) adalah sebuah keharusan dan merupakan tradisi yang sudah diajarkan oleh nenek moyang kepada anak-anaknya sejak balita. Gaya membungkuk ini juga ditunjukkan orang yang tak dikenal sekalipun.


Bekerja Keras Untuk Hasil Yang Baik
Sebagai negara maju, warga Jepang memang memiliki jiwa pekerja keras yang tinggi bahkan lebih dikenal dengan budaya gila kerja. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika, Inggris, Jerman, Perancis. Kebiasaan orang Jepang adalah menerapkan sistem Kaizen (Contiunous Improvement) yang selalu mengedepankan peningkatan kerja setiap waktu. Bagi orang Jepang untuk meraih sebuah kesuksesan adalah dengan bekerja keras. 
(sumber : liputan6.com)
Orang Jepang selalu datang ke tempat kerja lebih awal agar tidak terlambat dan mereka juga senang hati bekerja lembur untuk memberikan performa terbaiknya. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.


Budaya Mengantre
Orang Jepang sangat loyal terhadap peraturan dan santun kepada orang lain, termasuk untuk urusan mengantre. Antre sudah menjadi disiplinnya orang-orang Jepang. Orang Jepang tidak akan menerobos antrean apapun yang terjadi. Orang Jepang mengantre dalam berbagai hal bahkan untuk ke toilet pun antre. 
(sumber : genit.id)
Meskipun mereka sangat menghargai waktu, tapi tak ada yang menyerobot antrean meski terburu-buru, dan meski tidak ada garis, atau pembatas untuk meluruskan antrean, mereka tetap berada dalam antrean yang rapi. Jika harus bertanya mengapa orang Jepang melakukan itu, jawabannya sangat sederhana, karena itu adalah sebuah aturan. 


Membaca Buku Itu Penting
(sumber : loperonline.com)
Sebagian besar orang Jepang selalu menghabiskan waktu untuk membaca buku daripada melihat televisi maupun acara lain. Mereka menjadikan membaca sebagai budaya yang harus selalu dilakukan berjam-jam dalam sehari. Kebiasaan ini bisa dilihat saat mereka berada di dalam kendaraan umum seperti di kereta, bus, dan dimanapun. Hal itu dilakukan supaya menghilangkan rasa bosan diperjalanan.


Semangat Hidup Hemat
(sumber : YuKepo.com)
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Kebiasaan orang Jepang adalah belanja setelah jam setengah delapan malam, ternyata toko dan supermarket di Jepang memiliki kebiasaan memberikan potongan harga hingga 50% ketika setengah jam sebelum toko tersebut tutup. Pengelolaan keuangan mereka juga baik, banyak alat-alat diciptakan untuk menghemat biaya keseharian kita dan membuat hidup lebih produktif.


Mengelola Sampah Untuk Kebersihan

(sumber : http:/
/rumahpendidikan.id)

Kota-kota di Jepang sangat bersih, karena kedisiplinan warganya dalam mengelola sampah. Tong sampah di Jepang ada banyak, dibedakan berdasarkan jenis sampahnya. Tidak cuma organik dan non organik, tapi ada sampah khusus botol, kemasan karton susu atau jus, sampah dapur, plastik, kertas, dan kaleng. Ketika ingin membuang sampah, tapi tidak menemukan tempat sampah orang Jepang selalu menyimpan sampahnya pada saku atau tasnya dan ketika menemukan tempat sampah mereka baru membuangnya.






Baca Juga :