google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Serba-serbi Tradisi Hanami yang Wajib Kamu Tahu

March 26, 2019
/
Tips
Serba-serbi Tradisi Hanami yang Wajib Kamu Tahu image

Via bokksu.com



Ketika orang Jepang melihat sakura bermekaran, mereka akan merasa kalau hari-hari dingin yang panjang pada musim dingin telah berakhir. Bunga sakura ini hanya mekar selama seminggu setiap tahunnya. Untuk merayakan momen penting ini, orang Jepang biasanya akan mengadakan ‘hanami’ yang berarti: melihat bunga.

Hanami adalah kegiatan menikmati keindahan bunga yang sedang mekar di bawah pohon pada musim semi. Mungkin kebanyakan orang akan berpikir hanami berkaitan dengan bunga sakura. Namun, sebenarnya menikmati keindahan bunga lainnya seperti bunga plum dan bunga persik juga disebut dengan hanami.

Awalnya orang-orang mengadakan acara kompetisi membuat waka (puisi klasik Jepang) di bawah pohon sakura. Namun, saat ini kegiatan yang umum dilakukan adalah mengagumi bunga sambil makan dan minum.

Hanami

Via blog.gaijinpot.com

Ada 2 versi cerita asal-usul hanami. Pertama adalah kegiatan hanami berdasarkan ajaran agama Buddha. Sejak dahulu ada sebuah cara yang digunakan para petani untuk memprediksi hasil panen dan menetapkan waktu menebar benih, yaitu dengan melihat bagaimana bunga sakura mekar.

Lalu yang kedua, kegiatan hanami pada zaman dahulu sama seperti kegiatan sekarang, yaitu berbentuk perayaan dengan makan bersama. Kegiatan ini berasal dari kalangan keluarga bangsawan dan bahkan sejarah ini tercatat dalam buku catatan kuno Jepang.

Sebagai contoh, dalam buku kumpulan puisi “Manyoshu” yang dipublikasikan pada tahun 783 terdapat banyak puisi klasik Jepang yang bertemakan bunga. Pada masa tersebut bunga plum lebih sering digunakan dalam puisi daripada bunga sakura. Puisi yang menggunakan kata bunga plum jumlahnya ada sekitar 2 kali lebih banyak dibandingkan puisi tentang bunga sakura.

Lalu di dalam buku-buku yang diterbitkan selanjutnya seperti “Kokin Wakashu” dan “Genji Monogatari”, terdapat kisah yang menggambarkan kegiatan hanami di bawah pohon sakura. Sejak saat itulah hanami dikenal secara luas sebagai kegiatan mengagumi bunga sakura.

Sakura

Via japansociety.org.uk

Seiring berjalannya waktu, tradisi hanami yang pada awalnya berasal dari kalangan keluarga bangsawan pun mulai dilakukan oleh kalangan samurai serta masyarakat luas dan berlanjut hingga saat ini.

Jika ingin melakukan hanami sama seperti orang Jepang, berikut ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat untukmu saat berlibur ke negeri sakura ini.



Waktu

Hanami

Via Flickr/reggiepen

Bila ingin menemukan tempat yang bagus untuk menikmati bunga sakura, datanglah pagi-pagi buta. Karena taman akan dipenuhi dengan orang-orang yang ingin menikmati bunga sakura. Apalagi pada akhir minggu di periode sakura mekar sempurna. Biasanya orang-orang akan pergi ke taman pada saat taman buka, sekitar pukul 5:00 pagi.



Barang yang harus dibawa

Hanami

Via japan-guide.com

Siapkan tikar piknik untuk mengambil tempat, pastikan luas tempat yang diambil sama dengan jumlah orang yang akan ikut dalam acara hanami.

Kadang untuk menandai tempat, tidak cukup dengan menggelar tikar, terutama di tempat-tempat terkenal. Seseorang harus menjaga tempat dengan duduk di situ selama beberapa lama. Jadi, sebaiknya bawa sesuatu untuk mengisi waktu saat menunggu saat mengambil tempat.



Tempat

Hanami

Via intrepidtravel.com

Hindari tempat yang benar-benar berada di bawah pohon sakura, apalagi yang dekat dengan akar karena pohon sakura akan rusak secara tidak langsung bila akar diduduki. Ada juga orang Jepang yang tidak tahu mengenai hal ini.



Hal yang perlu diperhatikan saat hanami

Sakura

Via press.ikidane-nippon.com

Saat hanami berlangsung, jangan lupakan hal-hal berikut ini.



Jangan menyentuh atau mematahkan dahan

Pohon sakura sangatlah rentan. Bila dahan disentuh atau dipatahkan, ada kemungkinan pohon sakura tersebut tidak akan berbunga lagi pada tahun berikutnya.



Bawa pakaian untuk menghangatkan tubuh

Cuaca akan menjadi dingin menjelang sore hari. Bawa jaket, selimut, atau bahkan kairo (kantung pemanas portable) untuk berjaga-jaga. Hal lain yang perlu diperhatikan, karena tempat duduknya lesehan, untuk perempuan sebaiknya tidak menggunakan rok.



Jangan bawa meja, kursi dan tenda

Agar siapapun dapat menikmati sakura dengan pemandangan yang lebih indah, semua orang duduk di atas tikar. Bila tidak bisa duduk di tempat keras, sebaiknya membawa bantal duduk.



Jangan bawa peralatan masak yang berapi

Kebanyakan taman di Jepang tidak mengizinkan pengunjung membawa peralatan masak berapi seperti peralatan BBQ ke tempat hanami untuk menghindari kebakaran. Bawa masakan yang sudah jadi atau snack dari convenient store.



Jangan membuat kegaduhan yang berlebihan

Tempat hanami yang bisa digunakan per kelompok orang tidaklah luas dan pasti berdekatan satu sama lain. Jadi, berikanlah tempat kepada orang lain. Jangan merusak suasana dengan bertengkar dengan orang lain dan jagalah ketenangan.



Hal yang perlu dilakukan setelah hanami berakhir

Sakura

Via press.ikidane-nippon.com

Setelah kegiatan hanami berakhir, jangan lupakan hal-hal berikut ini.



Tinggalkan tempat sebelum taman tutup

Jangan tetap berada di tempat hanami saat taman telah tutup. Bila ingin menikmati bunga sakura lebih lama, Anda bisa berkunjung ke taman yang memperpanjang jam buka sampai dengan malam.



Bawa sampah ke rumah

Beberapa taman akan menyediakan tempat sampah. Namun beberapa taman lainnya tidak memiliki tempat sampah. Kadang tempat sampah yang disediakan tidak bisa menampung semua sampah pengunjung hanami.

Jadi sebaiknya bawa pulang sampahmu sendiri. Lalu, jangan lupa untuk membagi sampah sesuai jenisnya. Sampah kering, sampah basah, kaleng, gelas, dan botol plastik.



*Catatan: Peraturan akan berbeda sesuai dengan masing-masing taman. Ikuti peraturan tempat yang berlaku.



Sumber:

ohayojepang.kompas.com
matcha-jp.com