google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Tak Hanya Sakura, Inilah Bunga-bunga Musim Semi di Jepang yang Tak Kalah Cantik

April 11, 2019
/
Others
Tak Hanya Sakura, Inilah Bunga-bunga Musim Semi di Jepang yang Tak Kalah Cantik image

Via Instagram/fumi1ko24



Sakura adalah bunga yang paling dinantikan mekarnya saat musim semi di Jepang. Bunga-bunga merah muda yang ‘menempel’ pada pohon-pohon yang berkumpul dan berbaris menciptakan pemandangan yang luar biasa cantik.

Walau sakura mendominasi, pemandangan jenis bunga lainnya saat musim semi di Jepang juga patut dipertimbangkan untuk hanami. Apa saja bunga-bunga lainnya tersebut? Berikut beberapa di antarannya.



Tulip

Bunga Musim Semi di Jepang

Via awol.junkee.com

Di antara bunga-bunga musim semi, bunga tulip memiliki ketenaran yang sama dengan bunga sakura. Bunga ini mekar pada bulan Maret hingga April. Terdapat berbagai jenis warna, motif dan cara mekar. Secara keseluruhan jenisnya berjumlah sepuluh ribu lebih.

Ada jenis yurisaki yang bentuknya menyerupai bunga lily dan jenis yaezaki yang memiliki banyak wajah, yang konon bentuknya akan seperti bunga yang berbeda. Jenis ini akan berubah tergantung pada perbedaan jumlah cahaya dan suhu yang akan mempengaruhi tertutup atau terbukanya kelopak bunga dan arah tumbuhnya.

Bunga Musim Semi di Jepang

Via goodlucktripjapan.com

Oleh karena itu kita bisa menikmati berbagai macam ekspresi dari bunga ini. Bahasa bunga untuk tulip adalah “omoiyari” (berarti: bertoleransi antar sesama).

Beberapa tempat terkenal untuk menikmati bunga tulip: Huis Ten Bosch di Prefektur Nagasaki, dan Taman Tonami Tulip di Prefektur Toyama.



Nanohana (Canola)

Bunga Musim Semi di Jepang

Via fukuoka-now.com

Bunga berwarna kuning hangat yang mulai mekar sejak awal musim semi ini menjadi pertanda datangnya musim semi. Bentuk bunga sederhana dengan warna kuningnya yang mencolok tetapi enak untuk dilihat ini menjadikan bunga ini disukai oleh setiap usia.

Bunga Musim Semi di Jepang

Via Instagram/oka_jp

Bunga nanohana juga sering dirangkai bersama bunga persik berwarna pink yang merupakan pajangan bunga khas perayaan festival hinamatsuri. Bahasa bunga untuk nanohana adalah “Harta”.

Beberapa tempat terkenal untuk menikmati bunga nanohana: Mother Farm di Chiba, Soleil Hill di Prefektur Kanagawa, dan Yokohama Town di Prefektur Aomori.



Shibazakura

Bunga Musim Semi di Jepang

Via Instagram/jamosquek

Shibazakura adalah salah satu bunga musim semi di Jepang yang bisa dinikmati setelah gugurnya bunga sakura.

Shibazakura merupakan pennerial plant (tanaman yang tetap hijau walaupun musim dingin) dari keluarga Hanashinobu dan juga salah satu jenis bunga phlox. Bunga ini mekar lebih lambat daripada sakura, yaitu dari bulan April hingga Mei. Bunganya kecil dan saat mekar diameternya sekitar 1,5 sentimeter. Beberapa kelopak bunga berbentuk hati yang merekah, sangat mirip dengan bunga bunga sakura. Lalu, bunga ini tumbuh dipermukaan tanah seperti shibafu atau padang rumput sehingga dinamai shibazakura (sakura padang rumput).

Bunga Musim Semi di Jepang

Via Instagram/usk.com_usk.com_

Bunga ini berwarna merah muda, dan mungkin yang jenis warna inilah yang sering kita jumpai. Tetapi shibazakura berwarna putih, ungu, dan biru pun ada. Di beberapa tempat, ada juga pemandangan bunga yang dibentuk menjadi gambar dan motif dari campuran beberapa warna berbeda. Bahasa bunga untuk shibazakura adalah “Persetujuan”.

Beberapa tempat terkenal untuk menikmati bunga shibazakura: Taman Hitsujiyama di Prefektur Saitama, Taman Higashimokoto Shibazakura di Hokkaido (Mei-Juni).



Nemophila

Bunga Musim Semi di Jepang

Via Instagram/kei_oguchi_photography

Bunga kecil berwarna biru ini mekar menyelimuti permukaan tanah. Pada dasarnya bunga berwarna biru muda ini jumlahnya sedikit. Apalagi kalau bunga biru ini tumbuh dalam kelompok besar yang tersebar luas, merupakan pemandangan yang jarang ditemui.

Bunga Musim Semi di Jepang

Via Instagram/sakura.hill

Belakangan bunga nemophila menjadi terkenal karena pemandangan bunga yang mekar di atas tanah yang terlihat seperti hamparan laut biru dan menciptakan panorama yang fantastis. Bahasa bunga untuk nemophila adalah “kesuksesan”.

Tempat terkenal untuk menikmati bunga nemophila: Hitachi Seaside Park di Prefektur Ibaraki.



Fuji (Wisteria)

Bunga Musim Semi di Jepang

Via Instagram/tomato_249

Bagi masyarakat Jepang, salah satu jenis bunga yang disukai selain sakura adalah bunga wisteria, yang juga dikenal sebagai bunga fuji. Warga Jepang menganggap wisteria sebagai flora penting, bukan hanya karena keindahannya saja. Dilansir dari Bored Panda, wisteria merupakan salah satu pohon berbunga paling tua yang tercatat dalam sejarah Jepang. Bunga indah ini dijabarkan dalam puisi kuno dari kumpulan puisi Man’yoshu yang berarti ‘koleksi sepuluh ribu tahun’. Indah dan penuh sejarah, kan?

Bunga Musim Semi di Jepang

Via craiglotter.co.za

Untaian bunganya menggantung dan menjulur ke bawah seperti buah anggur. Pemandangan bunga-bunganya yang bergoyang nampak seperti lampu gantung yang terbuat dari bunga. Daya tarik yang lain terletak pada aroma manisnya yang menyebar di sekitar bunga. Bahasa bunga untuk fuji adalah “cinta yang memabukkan”.

Beberapa tempat terkenal untuk menikmati bunga fuji: Kuil Kameido Tenjin di Tokyo, Ashikaga Flower Park di Prefektur Tochigi, dan Kawachi Wisteria Garden di Prefektur Fukuoka.



Sumber:

ohayojepang.kompas.com
matcha-jp.com
his-travel.co.id