google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

8 Tahun Setelah Bencana Nuklir, Seperti Apa Fukushima Sekarang?

April 25, 2019
/
Others
8 Tahun Setelah Bencana Nuklir, Seperti Apa Fukushima Sekarang? image

Via fukushimawatch.com



Teknologi yang dikembangkan oleh manusia memang menjanjikan dan mempermudah kehidupan kita. Namun seiring dengan kecanggihannya, teknologi yang dibuat manusia ini juga dapat menjadi penyebab bencana.



Kebocoran Reaktor Nuklir Fukushima: Salah Satu Tragedi Terbesar Setelah Chernobyl

Jepang

Via padresteve.com

Reaktor Nuklir Fukushima Daiichi adalah pembangkit listrik tenaga nuklir yang dioperasikan oleh TEPCO. Listrik yang dihasilkan dialirkan ke Wilayah Kanto yang berjarak lebih dari 200 km.

Pada 11 Maret 2011, delapan tahun lalu, gempa bumi bermagnitudo 9 mengguncang Jepang yang kemudian menimbulkan tsunami dan menewaskan 15.896 orang. Ini merupakan gempa terkuat yang pernah tercatat di Asia.

Akibat Gempa Bumi dan Tsunami Tohoku ini, gelombang tsunami setinggi 15 m menghantam Reaktor Nuklir Fukushima Daiichi.

Tsunami tersebut membuat empat gedung reaktor (Unit 1-4) yang berdiri 10 meter di atas permukaan laut kehilangan seluruh pasokan daya AC-nya.

Fukushima

Via nytimes.com

Akibatnya, sistem pendingin tidak dapat bekerja dan gedung reaktor Unit 1 hingga 3 yang berada dalam kondisi suhu tinggi mengalami meltdown, yaitu kondisi di mana bahan bakar di reaktor nuklir terlalu panas dan melelehkan inti reaktor tersebut.

Selain itu, ledakan hidrogen juga terjadi di Unit 1, 3, dan 4. Serangkaian kecelakaan ini membuat zat radioaktif terlepas ke udara, tanah, laut, dan lainnya.



Dampak Kebocoran Nuklir

Japan

Oleh Yasuyoshi Chiba

Hasil penelitian memperkirakan jumlah kontaminasinya mencapai 42%. Secara total, ada 37 pekerja yang mengalami cedera fisik dan dua lainnya memiliki luka bakar akibat radiasi.

Kontaminasi nuklir tetap ada di wilayah tersebut. Pada musim panas 2011, unsur-unsur radioaktif yang terukur ini mencemari tanah 1,6 hingga 4,6 kali lipat di atas batas. Tanahnya sendiri kemudian memengaruhi alam liar, mulai dari tanaman, jamur, dan hewan-hewan.

Para peneliti telah mengumpulkan data populasi alam liar ini sejak awal kejadian hingga saat ini. Meski begitu, masih belum diketahui seberapa tinggi toleransi organisme tersebut terhadap radiasi.

Fukushima

Via pbs.org

Menurut keterangan ilmuwan, terjadi penurunan keragaman burung, tiga tahun pascabencana nuklir Fukushima. Mereka pun menjadi lebih sensitif dibanding yang lainnya.

Hal yang sama terjadi pada populasi serangga. Jumlah mereka menurun dan beberapa mengalami mutasi berbahaya. Namun, hasil pengamatan ini masih jauh dari kata selesai karena peneliti masih mencari tahu kebenaran dan perkembangannya.

Proses dekontaminasi fasilitas, perairan, dan area sekitar akan terus dilaksanakan. Upaya ini cukup menantang sehingga harus dilakukan dengan benar.



Fukushima Hari Ini

Fukushima

Via nextshark.com

Saat ini, masih ada beberapa daerah di sekitar Reaktor Nuklir Fukushima Daiichi yang masih masuk ke dalam zona wajib evakuasi. Akan tetapi, ada beberapa daerah yang secara bertahap sudah dibebaskan.

Jumlah warga yang dievakuasi dari dalam dan luar Prefektur Fukushima mencapai 160.000 orang pada puncaknya (Mei 2012). Namun, kini jumlahnya menurun hingga ke sekitar 45.000 orang (per Juli 2018), menandakan peningkatan jumlah warga yang kembali ke rumahnya.

Tingkat radiasi yang menjadi kekhawatiran pun terus menunjukkan penurunan. Menurut Otoritas Pengaturan Nuklir, tingkat radiasi di udara dalam radius 80 km dari Reaktor Nuklir Fukushima Daiichi kini 74% lebih rendah dari tahun 2011.

Saat ini, di 96% kawasan fasilitas Reaktor Nuklir Fukushima Daiichi sudah diperbolehkan untuk beraktivitas tanpa menggunakan masker. Pengunjung juga bisa berjalan-jalan tanpa masker di tempat-tempat tertentu.



Kota Hantu Okuma

Fukushima

Via publicdelivery.org

Okuma sebagai kota yang berjarak sekitar lima kilometer dari reaktor telah dikenal sebagai ‘kota hantu’ karena rumah-rumah dan bangunan yang ditinggal tak berpenghuni selama delapan tahun terakhir.

Sebanyak 40 persen wilayah di Okuma, yang terletak tepat di sebelah barat PLTN Fukushima Daiichi kini telah dinyatakan aman bagi penduduk. Penduduk diperbolehkan kembali dan menetap secara permanen, setelah upaya dekontaminasi secara signifikan untuk mengurangi tingkat radiasi dilakukan.

Namun, laporan mengatakan hanya 367 warga Okuma yang kembali dari setidaknya 10.341 jumlah populasi penduduk di kota itu sebelum bencana nuklir terjadi. Angka ini menunjukkan sangat sedikit orang yang ingin kembali ke lingkungan yang ditinggalkan sejak Maret 2011.

Fukushima

Foto terbaru Okuma – Kyodo News via AP

Meski wilayahnya telah 'tersembuhkan', namun kepercayaan warga masih belum.

Banyak orang yang khawatir dengan dampak dari paparan radiasi di wilayah sekitar Fukushima Daiichi, khususnya keluarga yang memiliki anak kecil. Dalam sebuah survei oleh surat kabar Asahi, hampir dua pertiga penduduk yang dievakuasi tetap merasa cemas terpapar radiasi meski ada klaim secara resmi yang mengatakan dekontaminasi berhasil dilakukan.

Pemerintah di daerah setempat berharap pembukaan balai kota yang baru pada bulan Mei nanti dan sejumlah fasilitas lainnya akan meyakinkan warga kembali ke Okuma.



Sumber:

matcha-jp.com
internasional.republika.co.id
nationalgeographic.grid.id