google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Jalan-jalan ke Fukushima, Wajib Coba 6 Kegiatan Seru Ini!

May 21, 2019
/
Wisata
Jalan-jalan ke Fukushima, Wajib Coba 6 Kegiatan Seru Ini! image

Via Instagram/muuu34



Terus melakukan perbaikan pasca bencana nuklir 2011 lalu, kini Fukushima perlahan 'membaik'. Sembari memperbaiki, prefektur ini juga terus meyakinkan penduduk lokal dan turis tentang kepulihannya.

Sebagai turis, kita sebenarnya tak perlu takut jika ingin berpelesir ke Fukushima. Sebagian besar wilayah prefektur ini justru aman untuk dikunjungi, dan banyak hal yang dapat kita lakukan di sini, berikut enam di antaranya.



1. Melihat keajaiban Danau Lima Warna Goshiki-numa

Fukushima

Via fukushimatrip.com

Goshiki-numa adalah lima danau vulkanik besar yang berada di kaki Gunung Bandai, Fukushima, Jepang. Pada 15 Juli 1888 Gunung Bandai meletus dan terbentuklah Goshiki-numa. Terjadinya letusan tersebut mengakibatkan puluhan desa hancur dan menewaskan sekitar 500 orang serta menciptakan ratusan danau dan tarns (kolam yang terbentuk di sebuah cirque yang digali oleh gletser atau danau dalam gunung).

Goshiki-numa merupakan tujuan wisata utama masyarakat lokal Jepang karena setiap musim dan tiap harinya warna yang ditampilkan dari danau berbeda-beda sesuai dengan ketinggian dan sudut matahari. Sebenarnya meskipun dijuluki telaga lima warna, telaga tersebut tidak hanya berjumlah lima namun masih banyak danau yang kecil-kecil lainnya, dan lima tersebut adalah warna yang dimunculkan dari berbagai danau seperti merah, biru, hijau, kuning, dan bening lumpur.



2. Menikmati keindahan Kastil Tsuruga yang berubah magis saat musim salju

Fukushima

Via Instagram/tk_north

Kastil Tsuruga dikenal sebagai satu-satunya kastil di Jepang yang menggunakan genting berwarna merah untuk atapnya. Kastil yang nama lainnya adalah Kastil Aizuwakamatsu ini merupakan lokasi Perang Boshin, yaitu perang yang terjadi antara orang-orang yang ingin melindungi Edo bakufu dan orang-orang yang ingin menghancurkannya.

Hal yang wajib dilihat di sini adalah pemandangan Kastil Tsuruga yang diselimuti salju. Dari pertengahan Januari hingga Maret, salju turun dengan dengan lebatnya sehingga memunculkan pemandangan kastil bersalju yang bahkan jarang terlihat di Jepang.

Rupanya warna unik genting kastil ini juga ada hubungannya dengan cuaca dingin.

Konon, genting hitam seperti kastil-kastil Jepang pada umumnya cenderung lebih menyerap salju dan air sehingga lebih mudah rusak. Sebaliknya, genting merah yang mengandung unsur besi lebih kuat sehingga cocok untuk digunakan pada atap kastil ini.



3. Mencicipi Kuliner Lokal Negi Soba di Ouchi-juku

Fukushima

Via Instagram/japanmemory

Ouchi-juku dulunya adalah kota pos sepanjang rute perdagangan Aizu-Nishi Kaido, yang menghubungkan Aizu dengan Nikko selama periode Edo. Proses konservasi kota ini dilakukan sejak dini, sehingga secara ajaib kondisi tradisional kota dapat terjaga.

Kini bangunan-bangunan kuno yang ada di sini dialih fungsikan menjadi toko oleh-oleh, kedai mi soba, dan kafe bergaya rumah kuno. Bahkan rumah-rumah kuno ini masih digunakan sebagai tempat tinggal.

Di Ouchi-juku ini kita bisa mencoba kuliner lokal bernama negi soba (mi soba dengan bawang perei). Sesuai namanya, kuliner populer di Ouchi-juku ini berupa sebatang bawang perei utuh diletakkan begitu saja di mangkuk mi. Menarik sekali!

Fukushima

Via Instagram/honmakayoko

Ada banyak kedai yang menjual negi soba di Ouchi-juku. Datanglah ke Kedai Ouchi-juku Misawaya yang menjadi pelopor dari kuliner unik ini.

Suatu ketika, pemilik kedai pergi ke gunung sambil membawa bekal. Saat hendak makan, beliau baru menyadari bahwa sumpitnya tertinggal. Di tengah kebingungannya, beliau pun mencabut bawang perei dari kebun yang secara kebetulan berada di dekatnya, lalu menggunakannya sebagai alat makan. Konon kejadian itulah yang menjadi ide terciptanya negi soba ini.



4. Berendam di Higashiyama Onsen

Fukushima

Via japan.travel

Fukushima adalah salah satu pusat onsen terbaik Jepang. Dengan lebih dari 130 onsen yang tersebar, Fukushima merupakan wilayah dengan onsen terbanyak nomor 5 di Jepang.

Salah satu yang terkenal di sini adalah Higashiyama Onsen. Aksesnya sangat mudah, hanya 15 menit naik bus dari Stasiun Aizuwakamatsu.

Jembatan yang membentang di atas sungai dan penginapan tradisional Mukaitaki ini merupakan pemandangan khas Higashiyama Onsen. Bangunan penginapan Mukaitaki terdaftar sebagai warisan budaya dengan suasana bersejarah yang kental.

Bangunan penginapannya telah diperluas berkali-kali dan didesain untuk mengelilingi kolam yang berada di tengah. Bangunan ini terus meluas hingga ke bagian dalam, mulai dari lereng hingga menanjak ke bagian atas. Oleh karena itu, tidak heran bila bagian dalamnya terlihat seperti sebuah labirin.

Di setiap sudut bangunan dapat terlihat berbagai hasil karya dari pengrajin kayu ahli, sementara 24 kamar yang ada di sini didesain dengan tema unik yang berbeda satu sama lain.

Mulai dari perdana menteri hingga cendekiawan, berbagai tokoh terkenal pernah menginap di sini. Tidak hanya itu, Mukaitaki juga sering digunakan sebagai lokasi syuting film hingga sekarang. Bila ada kesempatan, jangan ragu untuk mencoba menginap di sini!



5. Melintasi alam dengan jalur kereta romantis JR Tadami

Fukushima

Via Instagram/muuu34

Menghubungkan Kota Aizuwakamatsu dan Prefektur Niigata, JR Tadami disebut-sebut sebagai jalur kereta paling romantis di dunia.

Di antara Stasiun Aizu-Hinohara dan Stasiun Aizu-Nishikata terdapat jembatan Sungai Tadami No. 1. Jalur kereta Tadami Line yang membelah alam dan melintas di atas Sungai Tadami ini merupakan spot pemandangan yang sangat indah yang berganti sesuai perubahan musim, seperti warna daun oranye pada musim gugur dan warna hijau rimbun pada musim panas.

Sawah seluas mata memandang, lembah yang terbentang, dan sungai yang berkilau kehijauan, cobalah perjalanan santai dikelilingi pemandangan alam Fukushima yang terus berubah-ubah ini!



6. Memetik dan mencicipi buah persik kualitas tinggi

Fukushima

Oleh Kodera Kei

Buah adalah sesuatu yang sangat berharga di Jepang, sehingga tak heran kualitas buah di Jepang terbilang sangat baik, dan bahkan telah diakui dunia. Di Jepang, biasanya buah tertentu menjadi unggulan daerah tertentu.

Fukushima sendiri terkenal sebagai tempat penghasil buah-buahan, terutama persik. Bahkan Fukushima menjadi prefektur penghasil persik terbanyak kedua di Jepang.

Perkebunan penghasil persik Fukushima terletak di antara 2 pegunungan, sehingga di musim panas hawanya terasa lebih panas.

Akan tetapi, hawa panas itu ternyata justru berguna untuk memaksimalkan rasa manis dari persik. Buah persik yang dirawat dengan air berkualitas dan tanah subur ini terasa luar biasa manis!

Cobalah kegiatan memetik buah di Fukushima, atau setidaknya cobalah membeli persik hasil pertanian Fukushima dan buktikan sendiri kelezatannya!



Sumber:

matcha-jp.com
clip-jepang.com