google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Liburan Musim Panas di Jepang? Jangan Lewatkan 6 Festival Meriah Ini!

June 26, 2019
/
Info , Wisata
Liburan Musim Panas di Jepang? Jangan Lewatkan 6 Festival Meriah Ini! image

Via ikidane-nippon.com



Musim panas di Jepang artinya keramaian banyak orang di tengah festival-festival yang meriah! Festival musim panas atau disebut juga Natsu Matsuri adalah salah satu daya tarik terbesar untuk wisata di Jepang selama musim panas. Dalam acara festival-festival tradisional ini akan ada beberapa pergelaran terbaik dan terbesar yang sayang jika dilewatkan di musim panas kali ini. Ingin ikut kemeriahannya? Coba datang ke enam festival musim panas ini!



1. Festival Mitama Matsuri

Mitama Matsuri

Via donnykimball.com

Festival Mitama adalah salah satu festival musim panas terbesar di Tokyo yang diadakan di Kuil Yasukuni, Chiyoda Ward. Festival ini menampilkan 30.000 lentera yang didedikasikan untuk pahlawan yang meninggal selama Perang Dunia II.

Tiga puluh ribu lentera pun dinyalakan di Kuil Yasukuni Tokyo selama empat hari berturut-turut. Festival ini akan diadakan pada 12 hingga 15 Juli 2019. Sejumlah booth makanan tradisional, souvenir, hingga pertunjukan tradisional pun akan ada di sepanjang gang utama menuju kuil.



2. Sumida River Fireworks Festival

Sumida River Fireworks Festival

Via peninsula.com

Sumidagawa adalah festival kembang api tertua di dunia, festival ini pertama kali diadakan pada tahun 1732 dengan menampilkan 22,000 kembang api terbesar termasuk kompetisi kembang api. Bahkan, festival ini pun mampu menarik satu juta pengunjung setiap tahunnya, lho. Festival kembang api yang terkenal di Tokyo ini akan diadakan di sekitar Sungai Sumida pada tanggal 27 Juli 2019 nanti.



3. Nagaoka Festival and Fireworks

Nagaoka Festival and Fireworks

Via zekkeijapan.com

Satu lagi pertunjukan kembang api terbesar yang tak kalah dari Sumida River Fireworks Festival ialah Nagaoka Festival and Fireworks. Nagaoka Festival akan diadakan dari 1 Agustus hingga 3 Agustus di sekitar Sungai Shinano, Kota Nagaoka.

Pertunjukan utamanya adalah parade Mikoshi (kendaraan suci kuil Jepang) yang menyerupai bangunan mini dan dihantar oleh beberapa orang mengitari kuil-kuil, prosesi tarian rakyat dan pertunjukan kembang api di malam hari pada pada hari ke-2 dan ke-3.

Kembang api Nagaoka pun dikatakan sebagai salah satu dari tiga festival kembang api terbesar di Jepang yang juga menampilkan lebih dari 20.000 kembang api dan menarik lebih dari 1 juta wisatawan tiap tahunnya. Yakin, nih gak mau mampir?



4. Gion Matsuri

Gion Matsuri

Via harajukupedia.blogspot.com

Festival Gion sudah ada sejak abad kesembilan yang terkenal dengan parade tradisionalnya yaitu berupa kendaraan kuil yang dihiasi dengan bunga, spanduk, dan bendera, dan diterangi dengan lentera. Tiga puluh atau lebih kendaraan hias beriringaan dan masing-masing mewakili lingkungan di Kyoto yang berbeda.

Parade yang terkenal ini akan dimulai di sepanjang bulan Juli dan puncaknya pada 14 hingga 17 Juli 2019 tepatnya di Kuil Yasaka, distrik Gion, Kyoto. Festival ini pun termasuk sebagai warisan budaya dunia yang ditetapkan pada tahun 2009 lalu, lho.



5. Tenjin Matsuri

Tenjin Matsuri

Via airfrance.com

Tenjin Matsuri adalah festival kapal yang telah ada selama 1000 tahun dan melibatkan lebih dari 3000 pemain yang mengenakan pakaian tradisional, mengendarai kapal kuil tradisional yang dihias.

Lebih dari seratus perahu ada dalam parade ini disertai dengan pertunjukan kembang api yang akan membuat malam semakin meriah di Sungai Okawa. Jika ingin datang ke Tenjin Matsuri Festival kalian dapat mengunjungi pada tanggal 24 hingga 25 Juli 2019 di Kuil Temmangu, Osaka.



6. Aomori Nebuta Matsuri

Aomori Nebuta Matsuri

Via notesofnomads.com

Dianggap sebagai salah satu dari tiga festival Jepang terbesar, festival Nebuta telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Festival ini dirayakan di kota Aomori setiap tahun mulai tanggal 2 hingga 7 Agustus.

Sorotan utama dari festival ini adalah parade hariannya yang menampilkan kereta-kereta berisi lentera-lentera raksasa yang diiringi tabuhan musik genderang taiko, musisi-musisi, dan penari-penari yang membawa kendaraan hias yang menyala.

Kereta-kereta lentera ini didorong di sepanjang jalan-jalan di kota Aomori sejauh 3 Km di tengah kerumunan pejalan kaki dan pengunjung. Jika hendak ke festival budaya Nebuta ini, kita cukup datang ke beberapa lokasi rute strategis di kota Aomori dan tak akan dipungut biaya apapun.



Sumber: idntimes.com