google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan Saat Musim Panas di Jepang

June 25, 2019
/
Info
Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan Saat Musim Panas di Jepang image

Via traveljapan47.net



Musim panas telah tiba! Katanya, selama musim panas, kita akan kegerahan kalau liburan di Jepang. Namun keadaan seperti itu tak menghentikan turis untuk liburan ke Jepang saat musim panas. Selalu ada cara untuk dapat menoleransi panas yang menyengat, karena justru saat musim inilah keseruan berlangsung di Jepang: mulai dari festival hingga aktivitas mendaki gunung. Untukmu yang berencana liburan ke Jepang saat musim panas ini, berikut beberapa kegiatan yang pastinya sangat seru untuk dilakukan di musim panas!



Menonton festival dan kembang api

Gion Matsuri

Festival Gion – via kyoto.travel

Sulit rasanya jika pergi ke Jepang saat musim panas dan tidak menemukan matsuri (festival) atau sejenisnya selama di sini. Seluruh kota di negeri sakura dibanjiri oleh parade, semua orang mengenakan yukata (kimono berbahan katun), berbagai macam jajanan makanan memadati jalan, pementasan kembang api, serta melimpahnya sake dan bir.

Di antara yang paling terkenal memeriahkan acara musim panas adalah Gion Matsuri di Kyoto yang berlangsung penuh selama bulan Juli, Tenjin Matsuri di Osaka pada 24 dan 25 Juli. Pada Honshu bagian utara, dari tanggal 3 sampai 6 Agustus merayakan Akita Kanto Matsuri yaitu membawa tiang bambu panjang dengan banyak lampion terikat di atasnya. Di bagian Miyajima, ada sebuah perayaan yang sudah berabad-abad lamanya yaitu perayaan musik tradisional di atas perahu pada tanggal 1 Agustus, dikenal dengan Kangensai. Pada Pulau Sado-ga-shima, dari tanggal 21-23 Agustus, Kodo drummers akan memukau pecinta musik pada festival Earth Celebration.

Pada akhir bulan Juli dan Agustus, pertunjukan kembang api akan memeriahkan langit seluruh Jepang. Di ibukota, perayaan terbesar yaitu di Sumida-gawa Fireworks Festival pada hari Sabtu terakhir di bulan Juli. Di Otsu, danau terbesar di Jepang juga memberikan pertunjukan serupa untuk Biwa-ko Great Fireworks Festival pada tanggal 7 Agustus. Atau pergilah ke arah barat untuk melihat kembang api di Teluk Kanmon yang memisahkan Honshu dan Kyushu pada tanggal 13 Agustus.



Menikmati hidangan musim panas

Somen

Via japanbyjapan.com

Musim apa pun adalah musim yang enak untuk menikmati hidangan Jepang, namun setiap musim tentunya memiliki khasnya sendiri. Salah satu hidangan favorit musim panas yaitu cold-noodle dish dengan mie somen. Mungkin mie yang dingin memang tidak menarik bagi setiap orang, namun secara mengejutkan cukup terasa menyegarkan. Mie yang sudah didinginkan disajikan bersama dengan dipping sauce dan makanan pendamping seperti timun potong, ham, tomat, telur cacah. Jika menikmati mie dari mangkuk terlihat sangat mudah, cobalah nagashi-somen (flowing noodles) yang disajikan di beberapa restaurant dan festival. Untuk menikmatinya, kita harus menangkap mienya terlebih dahulu (dengan menggunakan sumpit) karena mie akan mengalir melewati pipa bambu yang telah dipotong bagian atasnya.

Untuk jajanan yang menyegarkan, coba cicipi kakigori – es yang diparut halus membentuk gundukan yang disiram sirup manis, terkadang dengan susu kental manis atau dengan kacang-kacangan, buah, dan es krim. Rasa sirup standar yang digunakan yaitu stroberi dan lemon, yang lainnya ada teh hijau, yuzu.



Pergi ke daerah utara Jepang

Jepang

Via japan-guide.com

Kita bisa meringankan cuaca gerah dengan mengarah ke Hokkaido, pulau paling utara Jepang. Musim panas sangat tepat untuk melakukan hiking di prefektur yang punya banyak pegunungan ini, dan menjelajahi taman-taman nasional yang terpencil, karena banyak di antaranya yang tidak dapat dikunjungi saat bulan-bulan dengan suhu lebih dingin. Yotei-zan, Rishiri-zan, Daisetsuzan National Park dan Shiretoko National Park adalah beberapa dari sekian banyaknya pilihan.

Musim panas juga merupakan waktu ketika bunga-bunga liar pegunungan bermekaran dan taman bunga di Furano yang sangat indah mulai muncul. Di Farm Tomita, pemandangan warna-warni bunga mulai dari pink, orange, kuning, ungu dimulai dari pertengahan hingga akhir Juli. Tentunya, kita juga bisa berjalan-jalan di ibukota Hokkaido, Sapporo dan bersantai. Sapporo Summer Festival dimulai dari akhir Juli hingga pertengahan Agustus dan berpusat di Beer Garden yang dapat menampung 13,000 orang. Festival ini diramaikan dengan tarian tradisional, melihat kunang-kunang, dan kembang api juga.



Mendaki Gunung Fuji

Pendakian Gunung Fuji

Via fastjapan.com

Pendakian gunung Fuji secara resmi dibuka dari bulan Juli hingga pertengahan September. Banyak orang yang mendaki di luar tanggalan resmi meskipun pihak berwajib telah memberikan peringatan karena minimnya fasilitas dan perubahan cuaca yang tidak dapat diprediksi. Dengan vending machines yang berada di puncak gunung, free wi-fi selama pendakian, dan ratusan ribu orang pun kelelahan selama berjalan naik dan turun gunug, tempat ini sulit untuk tidak dikunjungi. Untuk menghindari keramaian yang memuncak, hindari waktu minggu O-bon dan liburan sekolah, cobalah saat hari biasa (weekdays).



Sumber: japanect.com