google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Shin-Yokohama Raumen: Museum Sekaligus Taman Hiburan Bertema Ramen yang Unik

August 6, 2019
/
Food , Wisata
Shin-Yokohama Raumen: Museum Sekaligus Taman Hiburan Bertema Ramen yang Unik image

Via depositphotos.com/sepavone



Meski terkenal dari Jepang, tak dapat dipungkiri bahwa asal-usul mi ramen berawal dari Cina. Sejak diimpor pertama kali dari Cina, ramen tampaknya telah menjelma menjadi makanan ikonis di Jepang. Saking ikonisnya, bahkan negeri sakura ini memiliki lanskap khusus bernama Shin-Yokohama Raumen Museum yang bisa dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Shin-Yokohama Raumen Museum

Via food.detik.com

Sesuai namanya, Shin-Yokohama Raumen Museum memang terletak di Yokohama, Prefektur Kanagawa dan didedikasikan untuk ramen. Namun tempat yang didirikan pada 6 Maret 1994 ini tak hanya terdiri dari museum saja. Konon ramen di sini bisa mengajak wisatawan bertualang menembus zaman ke masa lalu. Seperti apa ya keunikannya?



Museum di Atas, Pertokoan di Bawah

Shin-Yokohama Raumen Museum

Via lonelyplanet.com

Lantai pertama Shin-Yokohama Raumen Museum tampaknya tidak ada bedanya dengan museum pada umumnya. Pengunjung bisa melihat foto-foto ramen dari beberapa daerah di Jepang, juga mengunjungi toko cendera mata yang menawarkan pernak-pernik seputar ramen. Tapi keistimewaan museum ini justru bisa ditemukan di lantai bawah tanahnya.

Tangga yang menyasar ke bawah seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kita kembali ke masa lalu. Begitu sampai di lantai bawah tanah, pengunjung akan dimanjakan dengan panorama pertokoan Jepang dari tahun 1950-an, lengkap dengan kerlap-kerlip lampu jalan. Pertokoan ini meliputi kantor pos, warung soba, dan rumah gadai, berikut poster-poster zaman dahulu dan desain eksterior yang serba klasik.



Pertokoan di Atas, Warung Ramen di Bawah

Shin-Yokohama Raumen Museum

Via japan-guide.com

Tidak berhenti sampai di pertokoan di atas, masih ada lagi satu lantai di bawahnya yang menggelar sederetan warung ramen dengan suasana 1950-an. Warung-warung ini sering kali berganti dari waktu ke waktu. Tapi beberapa yang terkenal adalah warung miso ramen dari Hokkaido dan warung yang mewarisi resep ramen dari warung lain yang tersapu gelombang tsunami.

Selain warung-warung yang menawarkan menu kaldu dan mi, ternyata ada juga warung khusus yang menjual ramen mini. Untuk memesan menu ini, kita bisa membeli tiketnya lewat mesin ‘canggih’ dari tahun 1950-an di depan warung. Kalau mesin ini terasa susah untuk dikendalikan, selalu siaga seorang pramusaji yang akan membantu pembeli untuk mengoperasikannya. Benar-benar mesin yang ‘canggih’!



Kumamon Sang Maskot

Shin-Yokohama Raumen Museum

Via dayre.me

Seolah hendak menyemarakkan keramaian sederetan warung ramen di lantai bawah tanah museum, hadir sesosok beruang hitam berpipi merah yang bernama Kumamon. Maskot ini sebenarnya bukan milik Shin-Yokohama Raumen Museum, melainkan sebuah warung bernama Komurasaki dari Kyuushuu. Perhatikan sekelilingmu, siapa tahu bertemu mereka saat berkunjung ke museum ini!



Sumber:

travelingyuk.com
liputan6.com