google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Berkunjung ke Fushimi Inari-taisha, Jangan Lupa Cicipi Jajanannya!

September 11, 2019
/
Food
Berkunjung ke Fushimi Inari-taisha, Jangan Lupa Cicipi Jajanannya! image

Via reddit.com



Siapa tak kenal Fushimi Inari-taisha, kuil Shinto yang merupakan pusat dari sekitar 40.000 kuil Inari. Barisan gerbang torii-nya yang merah menyala adalah salah satu yang paling diminati wisatawan yang berkunjung ke kuil di Kyoto ini.

Banyak sekali kegiatan yang bisa kamu lakukan di Fushimi Inari-taisha. Mulai dari memohon doa, mendaki bukit di belakang kuil, hingga sekadar melihat keindahan torii saat senja.

Setelah melakukan banyak kegiatan, kita bisa kulineran di area kuil. Sebelum gerbang masuk, terdapat banyak sekali pedagang kaki lima yang menjajakan aneka makanan khas Jepang, berikut beberapa di antaranya.



Takoyaki

Takoyaki

Via envchina.serenagrace.com

Jajanan yang ini dapat kita temukan di banyak tempat di Indonesia. Tapi cobalah mencicipinya di Jepang! Bentuknya berupa bola-bola kecil yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diisi dengan potongan gurita dan daun bawang.

Di dekat Fushimi Inari-taisha, ada banyak pedagang kaki lima yang yang menjajakan takoyaki. Satu porsi takoyaki yang dijual di sini biasanya berisi enam buah dan dibanderol mulai dari 300 hingga 500 Yen atau setara Rp 38 hingga 63 ribu.



Taiyaki

Taiyaki

Via Instagram/girleatworld

Panekuk berbentuk ikan yang satu ini juga menjadi salah satu street food yang banyak diburu wisatawan saat berlibur ke Jepang. Di dekat Fushimi Inari-taisha ada pedagang yang menjual panekuk ikan ini seharga 300 Yen atau setara Rp 38 ribu. Isiannya pun bisa kamu pillih; mulai dari red beans (kacang merah), matcha, hingga mustard.



Dango

Dango

Via smithsonianmag.com

Kudapan manis lain yang bisa kamu coba adalah dango. Bagi kamu yang belum familier, dango merupakan kue Jepang yang terbuat dari tepung beras lalu dibentuk bulat seperti bola. Setelah dibentuk, adonan dango lalu ditusuk seperti halnya sate dan dibakar di atas pemanggang yang kemudian diolesi kecap, gula, dan mirin --bumbu dapur untuk masakan Jepang berupa minuman beralkohol berwarna kuning.

Satu tusuk dango biasanya dibanderol sekitar 300 Yen atau setara Rp 38 ribu. Agar semakin lezat, kamu bisa santap dango bersama dengan teh hijau kemasan yang dijual di pinggir jalan.



Ichigo Daifuku

Ichigo Daifuku

Via dayre.me

Jepang memang terkenal dengan aneka makanan manis yang beragam dan unik. Salah satu kudapan manis yang patut kamu coba adalah ichigo daifuku. Ichigo daifuku sendiri merupakan kue yang terbuat dari tepung ketan putih yang di dalamnya berisi selai kacang merah dan buah stroberi.

Di dekat gerbang Fushimi Inari Taisha, ada salah satu penjual yang menjajakan ichigo daifuku dengan harga 200 Yen atau setara Rp 25 ribu. Kamu juga bisa memilih isiannya, mulai dari red beans, white beans, hingga mustard.



Jeruk Peras

Jeruk Peras di Fushimi Inari-taisha

Via mommyandmeoverseas.com

Setelah puas mencicipi aneka kuliner khas Jepang yang becita rasa manis dan asin, tak ada salahnya menutup dengan sesuatu yang segar. Kamu bisa memilih jeruk peras yang dijajakan oleh salah satu pedagang kaki lima dekat gerbang kuil.

Satu buah jeruk peras yang dijual pedagang tersebut dibanderol 500 Yen atau setara Rp 63 ribu. Meski terbilang mahal, jeruk tersebut benar-benar segar dan manis. Menariknya, setelah diperas dalam sebuah mesin kamu bisa meminum hasil perasan tersebut di dalam cangkangnya.



Sumber:

kumparan.com
wikipedia.org