google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Makanan dan Camilan Khas Musim Gugur di Jepang

October 28, 2019
/
Food
Makanan dan Camilan Khas Musim Gugur di Jepang image

Via hisgo.com



Salah satu yang tak boleh dilewatkan dari setiap musim di Jepang adalah kuliner khasnya. Pada musim gugur sendiri, ada beberapa hidangan unik yang tak bisa ditemukan di musim lainnya. Tentu kamu tak akan melewatkannya saat liburan musim gugur di Jepang, kan?



Matsutake

Matsutake

Via Flickr/T.Tseng

Jamur matsutake adalah ikon musim gugur di Jepang. Matsutake tidak dapat dibudidayakan dan hanya tumbuh saat musim gugur tiba. Makanan mewah ini dapat ditemukan di dalam hutan, sehingga harga jamur ini sedikit lebih mahal. Harga jamur untuk 300 gram adalah sekitar 100 hingga 500 Dollar. Aroma jamur sangat unik dan kuat, sehingga beberapa orang tidak menyukainya.

Ketika musim gugur Jepang, biasanya orang-orang akan memilih mengkonsumsi makanan hangat yang menyehatakan. Salah satu olahan matsutake ketika musim gugur tiba di Jepang adalah sup matsutake. Sup ini biasa disebut juga sebagai Matsutake Dobin Mushi.

Selain istimewa rasanya, sup ini juga unik penyajiannya karena disajikan pada teko yang terbuat dari tembikar yang disebut dobin. Bentuknya sama seperti teko teh yang biasa kita jumpai. Isian dari sup matsutake ini ada bonito atau ikan asap, berbagai macam sayuran, ikan atau udang, dan juga dengan bumbu bakae yang unik, dengan tambahan jamur pinus. Biasanya untuk membuat rasa sup jadi lebih segar, diberi tamabahan perasan jeruk-jerukan.



Ikan Sanma Panggang

Grilled Sanma

Via japantimes.co.jp

Sanma adalah ikan khas musim gugur yang banyak ditemukan di bagian utara perairan Jepang. Ikan ini memiliki bentuk agak panjang dengan sisik yang berwarna perak. Disebut ikan khas musim gugur karena ikan ini banyak dipanen saat musim gugur tiba. Ikan sanma biasanya diolah dengan cara dibumbui garam khusus yang disebut shama no shioyaki dan dipanggang kemudian dihidangkan dengan selada dan hiasan lemon. Ada juga yang menyajikannya sebagai sashimi atau sushi.



Shinmai

Shinmai

Via hoshinoresorts-magazine.com

Musim gugur merupakan musim panen makanan, salah satunya adalah beras. Shinmai sendiri memiliki arti beras baru, yaitu beras yang baru saja dipanen kemudian diolah menjadi nasi. Rasa beras yang baru dipanen memiliki keunikan tersendiri. Orang Jepang berkata jika nasi ini lebih manis, lebih autentik, dan lebih empuk atau lembut ketimabng nasi yang biasanya dimakan. Mengkonsumsi shinmai cukup popular saat musim gugur. Biasanya shinmai diolah dicampur dengan kacang ginkgo, kastanye, atau ubi manis.



Ubi Manis

Ubi

Via gotravelly.com

Ubi manis adalah salah satu makanan yang wajib dikonsumsi saat musim gugur tiba. Konsumsi ubi manis di musim gugur bahkan menjadi tradisi yang masih dijalankan hingga saat ini oleh masyarakat Jepang. Ubi sangat dihargai di Jepang karena merupakan makanan saat musim perang. Selain itu ubi manis mudah ditanam dan memiliki harga yang relatif lebih murah.

Saat musim gugur, ubi diolah menjadi campuran nasi yang disebut satsuma-imo gohan. Mochigome atau nasi lengket dimasak dengan potongan ubi manis seperti memasak nasi pada umumnya. Nasi dapat dinikmati dengan ditambahkan taburan biji wijen.



Kuri atau Kastanye

Kastanye

Via allabout-japan.com

Kastanye atau kuri dalam Bahasa Jepang, adalah makanan yang telah dikonsumsi sejak zaman pra sejarah. Budidaya kuri di Jepang dilakukan secara besar-besaran sejak dulu kala. Bahkan sempat menjadi makanan pokok Jepang di beberapa daerah. Kuri hingga saat ini masih digunakan, biasanya untuk ritual keagamaan.

Kuri ini adalah jenis kacang yang juga menjadi ikon musim gugur di Jepang. Hal ini karena musim gugur adalah saat musim panen kuri. Oleh karena itu banyak sekali olahan makanan yang terbuat dari bahan kuri. Kuri dapat dibuat sirup gula dengan tambahan ubi jalar yang juga banyak terdapat saat musim gugur tiba.

Kuri juga dapat dinikmati dengan cara direbus terlebih dahulu sebelum dimakan. Kuri rebus memiliki rasa yang manis dan enak. Saat ini kastanye banyak diolah menjadi makanan ringan yang manis atau gurih. Contohnya adalah kurigohan, yaitu nasi yang dicampur kuri, ketan dan kacang merah. Kastanye juga dapat dibuat menjadi manisan yang disebut kuri kinton.



Tempura Momiji

Momiji Tempura

Via pop-japan.com

Camilan yang satu ini jangan sampai kamu lewatkan untuk dicicipi, ya. Camilan ini sangat unik karena terbuat dari daun maple. Di Jepang, makanan ini disebut momiji tempura alias tempura daun maple.

Bahan pembuat momiji tempura sederhana, hanya tepung, wijen, gula, dan daun maple. Daunnya sendiri hambar, jadi rasa camilan ini tergantung adonan tepungnya.

Rasa momiji tempura mirip karinto namun tak terlalu manis. Karinto sendiri adalah camilan goreng tradisional Jepang yang manis dan dilapisi brown sugar. Selain itu, saat dikunyah momiji tempura terasa agak kenyal. Menurut yang pernah memakannya, seperti memakan kain, bukan maple.



Sumber:

gotravelly.com
his-travel.co.id
goldenrama.com
food.detik.com
kumparan.com