google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Spot untuk Relaksasi di Okayama: Taman Korakuen

October 3, 2019
/
Wisata
Spot untuk Relaksasi di Okayama: Taman Korakuen image

Via Flickr/autanex



Taman-taman di Jepang memiliki ciri khas tersendiri. Entah apa, tapi ciri khas inilah yang membuat kita mengenali bahwa itu adalah taman khas Jepang ketika melihatnya.

Korakuen yang terletak di Okayama adalah salah satu taman khas Jepang tersebut. Selain ciri khasnya yang menjadi daya tarik, taman ini juga punya pemandangan yang sangat indah hingga dianggap salah satu dari tiga taman paling cantik di Jepang, bersama Kairakuen di Mito dan Kenrokuen di Kanazawa.

Memang pantas diberi gelar tersebut, semua yang ada di taman ini ditata dengan sangat baik hingga mampu menghipnotis pengunjung.

Okayama Korakuen

Via okayama-japan.jp

Taman yang berlatar belakang Kastil Okayama itu merupakan peninggalan sejarah yang mulai dibangun pada 1687. Taman itu dibangun atas perintah Ikeda Tsunemasa, penguasa daerah Okayama. Butuh waktu 13 tahun untuk merampungkan pembangunan taman.

Ketika itu, Karakuen digunakan untuk menghibur tamu-tamu spesial. Pada hari tertentu, masyarakat umum diizinkan mengunjungi taman.

Pada 1884, Taman Korakuen diberikan kepada Pemerintah Okayama yang kemudian dibuka untuk umum. Namun, taman itu sempat rusak akibat banjir pada 1934 dan terkena bom oleh tentara sekutu saat Perang Dunia II tahun 1945. Ketika itu, Kastil Okayama yang letaknya berseberangan taman pun ikut terbakar.

Okayama Korakuen

Via Pinterest

Taman tersebut kemudian direstorasi dengan merujuk pada rancangan asli Ikeda Tsunemasa.

Di dalam taman seluas 13 hektare itu ada beberapa rumah tradisonal Jepang berbagai ukuran dengan atap jerami. Sebagian bangunan tersebut dipakai untuk menikmati teh yang dapat disewa pengunjung.

Salah satu rumah yang dinamakan Renchi-ken, merupakan tempat favorit bagi Ikeda Tsunamasa untuk bersantai menikmati teh. Di depan rumah itu terdapat aliran sungai kecil.

Ikeda Tsunemasa, yang tinggal di Kastil Okayama biasanya datang ke taman untuk menikmati makan pagi.

Okayama Korakuen

Via tabioka.com

Satu hal daya tarik dari taman ini adalah pohon sakura. Pada musim semi, terutama ketika liburan, Taman Korakuen biasanya diserbu pengunjung. Taman disulap menjadi area kegiatan hanami. Mereka berkumpul sambil menggelar tikar untuk menikmati bunga sakura bersemi. Selain sakura, ada pula jenis pohon lainnya di antaranya kersen, mapel dan prem. Pada tiga musim lainnya di Jepang, yakni musim panas, gugur dan dingin, pohon-pohon di Karakuen akan menampakkan keindahan yang berbeda.

Okayama Korakuen

Via japan-guide.com

Tak hanya berbagai jenis pohon dengan daun berwarna-warni, pengunjung bisa menikmati lanskap danau. Ada tiga danau yang di atasnya melintas jembatan. Salah satu danaunya berukuran besar. Di tengah danau itu dibuat tiga daratan kecil.

Ikannya banyak, salah satunya jenis koi berbagai warna, berenang bebas di air danau yang jernih. Pengunjung bisa memberi makan ikan di pinggir danau. Ketika ada pengunjung yang memberi makan, puluhan ikan akan berkumpul mendekati. Pakan yang dilempar ke air akan langsung disambar ikan. Tak hanya ikan yang berebut pakan. Burung dara juga ikut nimbrung. Burung-burung yang hidup di Taman Karakuen itu relatif jinak. Mereka akan menyantap makanan langsung dari tangan pengunjung.

Okayama Korakuen

Via gardensonline.com.au

Ada pula burung bangau berukuran besar yang dipelihara di dalam kandang. Bagi masyarakat Jepang, burung berwarna putih dan hitam itu merupakan simbol keberuntungan. Menyambut tahun baru, burung-burung bangau akan dibiarkan berkeliaran di dalam taman. Jika ingin memotret bangau dilarang menggunakan lampu kilat karena mengganggu burung.

Setelah lelah berkeliling taman dan berswafoto, pengunjung bisa beristirahat di salah satu bangunan yang di dalamnya dilintasi aliran air. Duduk sambil melihat aliran air yang jernih membuat pikiran menjadi tenang.

Okayama Korakuen

Via genkin.org

Keindahan taman tersebut tak hanya dimanfaatkan untuk menenangkan diri. Banyak pasangan yang ingin menikah melakukan foto prewedding di area taman. Biasanya, mereka mengenakan pakaian tradisional Jepang.



Sumber:

travel.kompas.com
japanesestation.com