google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Hal-hal Unik Tentang Natal di Jepang

December 25, 2019
/
Info
Hal-hal Unik Tentang Natal di Jepang image

Via weheartit.com/matryokeshi



Di Jepang, makan-makan di restoran cepat saji KFC saat Natal adalah hal yang istimewa. Lho, kok?

Kalau kamu belum tahu tentang hal tersebut, coba lihat penjelasannya di bawah ini beserta hal-hal unik lainnya tentang Natal di Jepang.



Santa Claus lebih dikenal

Via news.cgtn.com

Umat Kristiani di Jepang terbilang cukup minoritas (hanya sekitar 1% dari total populasi), tetapi justru hampir semua orang merayakan Natal. Alasannya karena perayaan Natal terlihat sangat menarik dan event yang sangat menarik bagi para pelaku usaha.

Sosok utama untuk perayaan Natal di Jepang bukanlah Sang Juru Selamat melainkan Santa Claus. Santa Claus digambarkan sebagai sosok pria tua berkumis putih yang memakai pakaian serba merah dan akan memberikan hadiah bagi anak-anak yang berkelakuan baik sepanjang tahun.



Makan kue Natal

Christmas Cake

Via ameblo.jp

Natal di Jepang sangat identik dengan kue Natal. Hal ini sudah menjadi tradisi dan kebiasaan orang Jepang. Oleh karena itu, momen Natal menjadi kesempatan bagi penjual kue untuk mendapatkan untung berlipat ganda. Bentuk kue natal yang dijual pun bervariasi, seperti Santa Claus, rusa, dan berbagai bentuk lainnya.



Tetap kerja di hari Natal

Via blog.gaijinpot.com

Jika di Indonesia tanggal 25 adalah tanggal merah, hal ini berbeda dengan di Jepang karena para pekerja tetap harus masuk ke kantor. Hal ini membuat Natal lebih banyak digandrungi oleh anak muda yang masih di bangku sekolah karena mereka memiliki lebih banyak waktu luang. Orang dewasa akan lebih memilih fokus pada tahun baru yang berdekatan dengan hari Natal.



Bukan untuk kamu yang jomblo

Via yumitolesson.com

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya mengenai Natal yang lebih banyak digandrungi oleh anak muda. Natal memiliki nuanasa yang romantis sehingga momen ini dijadikan kesempatan bagi para anak muda untuk pergi berkencan bersama dengan pasangannya. Berbeda dengan negara lain yang menjadikan Natal sebagai waktu untuk berkumpul dengan keluarga.



Makan di restoran KFC

KFC Japan Christmas

Via arigatojapan.co.jp

Selain kue, makan ayam di restoran KFC juga menjadi kebiasaan warga Jepang saat Natal. Menurut juru bicara KFC Jepang Motoichi Nakatani, tradisi ini dimulai dari Takeshi Okawara, manajer pertama KFC di negara ini. Sesaat setelah restoran ini dibuka pada 1970, Okawara bangun di tengah malam dan menuliskan ide yang datang melalui mimpi: sebuah "ember pesta" untuk dijual disaat Natal.

Okawara memimpikan ide itu setelah mendengar sepasang warga asing di tokonya berbicara mengenai bagaimana mereka merindukan makan kalkun di saat Natal. Okawara berharap makam malam ayam goreng saat Natal dapat menjadi pengganti yang baik, dan kemudian dia mulai memasarkan "ember pesta" sebagai cara untuk merayakan liburan.

Pada 1974, KFC melakukan rencana pemasaran nasional, dengan menyebutnya 'Kurisumasu ni wa Kentakkii', atau 'Kentucky untuk Natal'. Iklan perusahaan untuk makanan Natal menggambarkan keluarga Jepang yang bahagia berkumpul mengelilingi ember ayam goreng.

Sejak saat itulah "ember pesta" dengan cepat menjadi fenomena nasional dan berhasil mempengaruhi warga Jepang bahwa merayakan Natal dengan keluarga di KFC adalah hal yang istimewa.



Sumber:

idntimes.com
bbc.com