google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Daikanyama: Destinasi untuk Bersantai di Tengah Hiruk Pikuk Shibuya

February 19, 2020
/
Wisata
Daikanyama: Destinasi untuk Bersantai di Tengah Hiruk Pikuk Shibuya image

Via travel.gaijinpot.com



Dijuluki Brooklyn-nya Tokyo, Daikanyama merupakan destinasi akhir pekan yang populer di kalangan penduduk lokal. Atmosfernya yang santai, jalur-jalur khusus pedestrian yang tepiannya ditumbuhi pepohonan teduh, dan tempat-tempat makannya yang trendi menjadikannya oasis pinggiran kota yang jaraknya hanya 20 menit dengan jalan kaki dari persimpangan tersibuk di dunia, Shibuya Crossing.



Daikanyama T-Site

Daikanyama T-Site

Via tokyocheapo.com

Daikanyama T-Site mungkin adalah jagoan utamanya, karena selain berisi toko-toko kelas atas, galeri seni, kafe-kafe, toko kamera, dan lainnya, arsitektur bangunannya yang begitu modern menjadi ikon yang menggambarkan kepribadian Daikanyama itu sendiri. Tsutaya, toko buku serta rental CD/DVD yang sangat terkenal di Jepang, menjadi jantung dari T-Site ('T' itu sendiri mengambil nama dari 'Tsutaya').

Dirancang oleh Firma Arsitektur Klein Dytham, Daikanyama T-Site disebut-sebut sebagai salah satu toko buku paling indah di dunia. Tata letak bangunan, yang dihubungkan oleh "Magazine Street" yang terkenal, membuat pengunjung mudah untuk jalan dari satu sudut tempat ini ke sudut lainnya, sembari menikmati keindahan desain dan arsitekturnya.

Pada dasarnya, toko buku ini memang didesain untuk memberikan pengalaman berbeda bagi tiap pengunjung. Di toko buku sekali pun, kita juga dapat bersantai, mendengarkan musik, bahkan berburu kuliner Jepang, hingga waktu akan terasa berjalan begitu cepat.

Nikmati sensasi yang luar biasa berbeda, berbelanja buku pun bisa dibuat asyik. Ditambah dengan pelayanan jempolan dari para garis depan Daikanyama T-Site.



Daikanyama Hillside Terrace

Daikanyama

Via Flickr/o-kei

Pembangunannya yang berlangsung dari tahun 1967 hingga 1992 membutuhkan beberapa tahap di bawah arsitek Fumihiko Maki. Tempat ini memberikan suasana yang luar biasa dengan berbagai pameran baru. Tempat ini adalah lokasi yang bagus untuk dikunjungi untuk melihat karya seni dari seniman lokal.



Belanja di butik-butik desainer

Chanel Daikanyama

Oleh Chanel

Daikanyama memang tidak begitu besar, tapi dominasi butik-butik desainer di sini cukup terlihat di setiap sudut area. Beberapa bahkan memadukan tempat belanja dengan galeri seni, seperti yang dilakukan oleh Lift Etage. Selain butik-butik, tempat pilihan belanja lain yang namanya lebih lazim terdengar juga bisa ditemukan di sini—meski tentu saja, tidak sekomersil yang ada di Shibuya atau Shinjuku.



Makan bersih dan tenang

Sign Allday Daikanyama

Via timeout.com

Kalau tidak sedang ingin makan, jelas kedai-kedai kopi yang aroma bijinya tercium hingga ke jalanan bisa jadi opsi nongkrong di Daikanyama. Dan jelas juga, jumlahnya ada banyak. Mulai dari yang besar hingga kecil, yang dalam ruang hingga kafe open-air. Tapi selain itu, kedai es krim juga jadi salah satu andalan Daikanyama untuk memanjakan pengunjungnya yang sedang mampir ke sana.



Cara ke sana

Daikanyama

Via savvytokyo.com

Area Daikanyama dilayani oleh Stasiun Daikanyama yang berada di jalur Metro Toyoko Line. Pilihan lainnya adalah naik kereta ke Stasiun Ebisu (JR Yamanote Line, Saikyo Line, Shonan-Shinjuku Line, atau Metro Hibiya Line) dan lanjut jalan kaki selama 10 menit menuju pusat Daikanyama.



Sumber:

id.japantravel.com
fun-japan.jp
savvytokyo.com
jalan2kejepang.com