google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Yuk! Pelajari Etika Naik Kereta di Jepang

June 30, 2020
/
Info , Tips
Yuk! Pelajari Etika Naik Kereta di Jepang image

Di Jepang, moda transportasi umum yang paling banyak diminati adalah kereta. Karena adanya beberapa alasan, yaitu dilihat dari ketepatan waktunya yang bisa dibilang sangat cepat, tempatnya yang bersih dan nyaman. Namun, pasti kalian banyak yang bertanya, “bagaimana bisa kereta di Jepang bersih dan nyaman, padahal dalam satu hari bisa ada penumpang kereta yang berjumlah ratusan orang?”

Dalam menggunakan transportasi umum ini, pasti terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan atau aturan demi terciptanya kenyamanan bersama. Nah, di bawah ini kita akan membahas apa saja etika dan aturan ketika naik kereta di negeri sakura ini.



A. Ketika Menunggu Kereta

1. Jangan Menggunakan Telepon Genggam saat Berjalan

Di Jepang, jarang sekali ditemukan orang-orang yang menggunakan telepon genggam saat berjalan. Apalagi di stasiun-stasiun besar seperti Shibuya dan Shinjuku. Tujuannya tidak lain adalah agar tidak saling bertubrukan ketika sedang berjalan.

2. Merokok di Tempat yang Sudah Ditentukan

Hampir di seluruh stasiun Jepang terdapat tanda “Dilarang Merokok” baik di dalam kereta atau pun di toilet. Jadi, jika ingin merokok silahkan datangi area khusus merokok atau pun kafe yang menyediakan tempat merokok ya.

3. Menunggu Kereta Secara Teratur dan Mendahulukan Orang yang Turun

Ketika di stasiun, sudah ditandai di mana setiap pintu kereta akan berada saat kereta berhenti. Biasanya, orang Jepang mengantri dalam dua baris yang rapi, satu untuk setiap sisi pintu (atau empat baris saat ramai) tergantung dari jalur kereta. Selain itu, untuk menghindari terjatuh ke dalam rel atau kejadian lain yang tidak diinginkan, harap berjalan di sisi dalam garis kuning.

Nah, setelah mengantre dengan rapi, tunggulah sampai semua orang turun. Mendahulukan orang yang turun adalah aturan mutlak naik kereta di Jepang. Jadi, jangan sampai saling dorong ya.



B. Di dalam Kereta

1. Duduk Merapat dan Utamakan Pengguna Kursi Prioritas

Ketika sampai di dalam kereta, segera duduk di kursi yang masih kosong dan merapat dengan penumpang lain agar fungsi kapasitas tempat duduk lebih maksimal. Oh iya jangan menyimpan barang di kursi ya, karena ini berarti mengambil hak orang lain dan membuat orang lain tidak nyaman. Jadi, simpanlah barang di bagasi ya atau jika memungkinkan, kalian bisa memangku barang atau tas kalian.

Sebagian besar kereta memiliki papan tanda untuk selalu memberikan kursi prioritas, yang biasa digunakan untuk para lansia, wanita hamil, anak-anak dan penyandang disabilitas. Jika kalian menemui salah satu penumpang khusus tersebut, sebaiknya tawarkan kursi prioritas ini ya. Namun, biasanya para lansia di Jepang terkadang merasa tersinggung jika ditawari kursi prioritas ini karena mereka masih menganggap dirinya sehat dan kuat. Jadi, sebaiknya kamu berdiri sambil mengucapkan “dozo” dan bergeser.

2. Tidak Membuat Kegaduhan dan Hindari Menelepon di dalam Kereta

Ketika di dalam kereta, hindari membuat kegaduhan ya karena orang Jepang kurang merasa nyaman dengan hal tersebut, jadi sebaiknya turunkan suara jika berbicara, jika ingin mendengarkan musik gunakanlah earphone dan pastikan handphone dalam keadaan mode getar atau hening.

3. Hindari Makan dan Minum di dalam Kereta

Menghindari makan dan minum ketika naik transportasi umum di Jepang adalah salah satu peraturan yang harus diperhatikan. Hm, kenapa ya? Karena biasanya remah-remah atau sisa makanan dan bau dari makanan tersebut tidak disukai oleh penumpang lain. Sedangkan untuk minuman, dikhawatirkan tumpah sehingga mengganggu kenyamanan penumpang lain.

4. Jangan Berdandan di dalam Kereta

Jika tidak ingin dipandangi banyak orang ketika kalian menata rambut atau make up di kereta, jangan coba-coba melakukan hal ini ya. Karena orang di Jepang menganggap ini tidak pantas, jorok dan berhias adalah hal pribadi.



C. Keluar dari Kereta

Setelah sampai di destinasi tujuan, jangan lupa mengucapkan “sumimasen” yang berarti “permisi” ya ketika keluar dari kereta. Selain sopan, mengucapkan kata tersebut juga berarti orang-orang yang ada di depan kalian akan tahu jika kalian ingin keluar dari kereta.

 

Nah, itulah beberapa etika yang harus diperhatikan ketika kalian mencoba naik kereta saat berlibur ke Jepang. Semoga artikel ini membantu ya.