google-site-verification=hcNyhLjb9xXzMljNO5yHFNvhh8eozakMzewUIfaMYyE
Blog Image

Blog

Jenis-jenis Mie Jepang Terpopuler, Apa Saja Ya?

July 21, 2020
/
Food , Info
Jenis-jenis Mie Jepang Terpopuler, Apa Saja Ya? image

Jepang memang terkenal akan budaya, tempat wisatanya dan juga kuliner. Berbicara tentang kuliner, makanan di Jepang tidak hanya terkenal dengan olahan daging mentahnya lho. Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan ramen, udon atau soba bukan? Nah, tapi tahu nggak sih, sebenarnya masih banyak lagi jenis-jenis Mie Jepang yang cukup terkenal ini? Jenis-jenis Mie Jepang ini tentunya memiliki rasa, tekstur dan cara penyajiannya yang berbeda ya. Nah, daripada tambah penasaran, yuk kita bahas!

1. Ramen

Ramen merupakan jenis mie asal Jepang yang paling populer diantara mie lainnya. Ramen memiliki bentuk yang lurus dan tekstur yang kenyal dan biasanya terbuat dari gandum dan mengandung satu bahan istimewa bernama kansui, yang menghasilkan warna kuning pada mie tersebut. 
Ramen bisa disajikan dengan beberapa jenis kuah kaldu, yaitu shio (garam), shoyu (kecap) dan miso (pasta kacang fermentasi). Nah, ramen sendiri mempunyai banyak varian rasa tergantung dari daerah mana ramen itu berasal, seperti Yokohama Ramen, Hakata Ramen, Tokyo Ramen dan sebagainya. Oh iya, karena setiap daerah mempunyai khas ramen sendiri, jadi pastinya terdapat perbedaan topping, kuah dan ketebalan mie nya.
Untuk kisaran harga, di Ichiran Ramen Shinjuku salah satu tempat makan ramen paling enak ini dibanderol 890 – 1.020 yen. Tetapi, jangan khawatir masih banyak tempat makan ramen di Jepang yang murah dan enak.

2. Soba

Sama seperti ramen, soba juga sangat disukai masyarakat Jepang. Soba memiliki tekstur kenyal dengan ukuran mie yang besar dan berwarna kehitaman karena terbuat dari buckwheat dan tepung terigu.
Selain bisa dimakan saat hangat dengan kuah kaldu tsuyu, soba juga bisa disajikan dalam versi dingin. Cara memakannya yaitu dengan dipping sauce atau garnish sayuran yang menyegarkan.
Di beberapa restoran, harga satu porsi soba ini yaitu 600 – 1.000 yen. Sedangkan di restoran berkelas, harganya sekitar 1.000 – 2.000 yen.

3. Udon

Udon merupakan mie yang paling besar jika dibandingkan dengan jenis mie Jepang lainnya, ukurannya yaitu 4 hingga 6 mm. Warnanya yaitu putih, karena hanya terbuat dari gandum dan air saja. Tetapi, tak jarang ada restoran yang menyediakan charcoal udon berwarna hitam.

Teksturnya yang enak dikunyah dan lembut membuat kamu akan ketagihan menikmati sajian mie khas Jepang satu ini. Udon ini nikmat jika disajikan berkuah atau pun kering. Ada yang disajikan panas (Wakame Udon, Kare Udon, dll), kuah dingin (Zaru Udon, Hadaka Udon, dll), maupun kering tanpa kuah (Yaki Udon, dll). Sajian udon hangat adalah menu kesukaan masyarakat Jepang di musim dingin. Topping dan rasa kuah udon juga bervariasi tergantung daerah dimana udon ini dibuat. Udon biasa dikonsumsi di musim dingin di Jepang.
Di Marugame Udon, kisaran harganya yaitu 290 – 510 yen.

4. Somen

Kebalikan dari udon, mie Jepang satu ini teksturnya sangat tipis hanya berukuran 1,3 mm saja. Mie somen ini terbuat dari wheat flour. Proses pembuatan somen membutuhkan minyak untuk memisahkan setiap lembarannya. Somen ini sangat disukai ketika musim panas tiba. Alasannya yaitu karena bisa dimakan dengan es, dengan tambahan sayuran atau dicocol dengan saus celup dingin. Saat disajikan bersama kuah kaldu daging yang hangat, Somen biasanya akan disebut Nyumen.

5. Shirataki

Shirataki mungkin lebih terkenal bagi yang sedang melakukan diet. Ini karena shirataki mengandung serat baik, glutten free dan rendah karbohidrat. Shirataki ini terbuat dari konjac atau konyaku, yaitu sejenis umbi-umbian yang kemudian diolah menjadi bertekstur jelly atau agar-agar. Oleh karena itu, shirataki ini memiliki tekstur yang kenyal seperti soun.
Shirataki sering digunakan sebagai makanan pendamping dari Sukiyaki, Oden atau disajikan dengan cara digoreng.

6. Yakisoba

Yakisoba ini sebenarnya bukanlah nama jenis mie, tetapi masakan mie yang digoreng dengan bahan tambahan seperti daging, jamur dan aneka sayuran (kol, wortel, taoge, dan lain-lain). Berbeda dengan soba, mie yang digunakan dalam yakisoba dibuat dari gandum biasa. Makanan ini sama seperti hidangan “street food” kita seperti mie goreng Jawa, nasi goreng, dsb. Mie Jepang ini biasanya tipis dan curly. Nah, semakin banyak sayuran yang dimasak dengan yakisoba ini tentunya banyak sekali manfaat yang baik untuk kesehatan juga yaa.
 

Wah, banyak sekali ya aneka mie populer di Jepang ini. Semoga setelah pandemi ini selesai, kalian bisa langsung mencicipi aneka mie ini langsung ketika di Jepang yaa. Oh iya, jika ingin masak sendiri juga bisa kok hehe